Jumat, 19 September 2014

SDLC (Systems Development Life Cycle)

SDLC (Systems Development Life Cycle, Siklus Hidup Pengembangan Sistem) atau Systems Life Cycle (Siklus Hidup Sistem), dalam rekayasa sistem dan rekayasa perangkat lunak, adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: rencana(planning), analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance). 
Dalam rekayasa perangkat lunak, konsep SDLC mendasari berbagai jenis metodologi pengembangan perangkat lunak. Metodologi-metodologi ini membentuk suatu kerangka kerja untuk perencanaan dan pengendalian pembuatan sistem informasi, yaitu proses pengembangan perangkat lunak. Terdapat 3 jenis metode siklus hidup sistem yang paling banyak digunakan, yakni: siklus hidup sistem tradisional (traditional system life cycle), siklus hidup menggunakan prototyping (life cycle using prototyping), dan siklus hidup sistem orientasi objek (object-oriented system life cycle). (http://id.wikipedia.org/) 

Dikutip dari http://thesis.binus.ac.id/ Definisi System Development Life Cycle (SDLC) menurut O'brien (2003,p383) adalah aplikasi penerapan dari penemuan permasalahan (problem solving) yang didapat dari pendekatan sistem (system approach) menjadi pengembangan dari solusi sistem informasi terhadap masalah bisnis.


Menurut Turban (2003,p463), System Development Life Cycle (SDLC) atau Siklus Hidup Pengembangan Sistem adalah metode pengembangan sistem tradisional yang digunakan sebagian besar organisasi saat ini. SDLC adalah kerangka kerja (framework) yang terstruktur yang berisi proses-proses sekuensial dimana sistem informasi dikembangkan. Tahap-tahap dalam SDLC adalah:

  1. Investigasi Sistem : Berisi studi kelayakan. Studi kelayakan digunakan untuk menentukan kemungkinan suksesnya proyek pengembangan sistem yang diajukan dan menentukan kelayakan teknis, ekonomi, dan perilaku proyek. Studi kelayakan dibagi atas tiga tahap, yaitu :
    • Kelayakan teknis : Menentukan apakah hardware, software, dan komponen-komponen komunikasi dapat dikembangkan atau didapat untuk memecahkan permasalahan bisnis, serta menentukan apakah teknologi yang dimiliki perusahaan dapat memenuhi objektifitas kinerja proyek.
    • Kelayakan ekonomi : Menentukan apakah proyek memiliki resiko keuangan yang dapat diterima dan apakah organisasi dapat membiayai pengeluaran dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek.
    • Kelayakan perilaku : Berhubungan dengan isu-isu manusia pada proyek. Semua proyek pengembangan sistem memberikan perubahan didalam organisasi dan manusia biasanya takut akan perubahan.
  2. Analisa sistem : Analisa sistem adalah penentuan permasalahan bisnis yang ingin diselesaikan oleh organisasi dengan sistem informasi. Tahap ini menentukan permasalahan bisnis, mengidentifikasi sebab-sebabnya, menentukan solusi, dan mengidentifikasi kebutuhan informasi yang akan digunakan untuk memenuhi solusi. Analisa sistem menghasilkan beberapa hal dibawah ini :
    • Kekuatan dan kelemahan dari sistem yang ada
    • Fungsi-fungsi yang harus dimiliki sistem baru untuk memecahkan permasalahan bisnis
    • Kebutuhan informasi pengguna (user) untuk sistem baru
  3. Perancangan sistem : Perancangan sistem menggambarkan bagaimana sistem dapat memenuhi tugasnya. Secara umum tahap perancangan sistem terbagi atas dua bagian :
    • Perancangan spesifikasi logika : Menyatakan apa yang akan dilakukan sistem. Perancangan spesifikasi logika meliputi keluaran (output), masukan (input), antarmuka pemakai (user interface), proses, database, telekomunikasi, kontrol, keamanan dan tugas IS (sistem informasi).
    • Perancangan spesifikasi fisik : Menyatakan bagaimana sistem akan menjalankan fungsi-fungsinya. Perancangan spesifikasi fisik meliputi hardware, software, database, alat-alat telekomunikasi, personil, dan prosedur.
    • Dengan demikian, produk-produk yang dihasilkan pada tahap ini adalah perancangan :
      • Keluaran (output), masukan (input), dan antarmuka pemakai (user interface) sistem.
      • Hardware, software, database, alat-alat komunikasi, personil, dan prosedur
      • Bagaimana komponen diatas diintegrasikan
  4. Pemrograman : Pemrograman meliputi translasi atau terjemahan dari perancangan spesifikasi ke dalam kode komputer.
  5. Testing : Testing bertujuan untuk melihat apakah kode komputer akan memberikan hasil yang diinginkan dan diharapkan dalam kondisi tertentu. Testing dirancang untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan didalam kode komputer.
  6. Implementasi : Implementasi dilakukan setelah sistem yang dibuat berjalan dengan baik pada sesi testing.
  7. Operasi : Setelah konversi, sistem baru dijalankan dalam periode waktu tertentu sampai sistem ini tidak lagi sesuai dengan kondisi tertentu. Setelah sistem baru distabilkan, akan dilakukan audit selama sistem dijalankan untuk memperlihatkan kemampuan sistem dan menentukan apakah sistem telah digunakan secara benar.
  8. Perawatan (Maintenance)


SDLC menurut Henry C. Lucas Junior dalam http://gungariana.wordpress.com/2010/10/06/sdlc-menurut-henry-c-lucas-junior/ 
Merupakan suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahapan dalam proses pengembangannya. Pada system life cycle tiap-tiap bagian dari pengembangan sistem dibagi menjadi beberapa tahapan kerja. Tiap-tiap tahapan ini mempunyai karakteristirk tersendiri, tahapan utama siklus hidup pengembangan sistem dapat terdiri dari tahapan perencanaan sistem (system planning), analisis sistem(system analysis), desain sistem (system desain), seleksi sistem (system selection), implementasi sistem (system implementation), dan perawatan sistem (system maintenace).
Sejak tahun 1970 terdapat beberapa penulis yang mengemukakan definisi yang berbeda-beda mengenai tahap-tahapan yang terdapat dalam siklus hidup pengembangan sistem. Salah satu di antaranya terdapat definisi yang cukup tepat yang dapat diterapkan secara langsung yaitu pandangan dari Henry C. Lucas, Jr. Beliau mengemukakan definisi mengenai Siklus Hidup Pengembangan Sistem terbagi menjadi tahap-tahapan sebagai berikut :
  1. Inception (Tahap Persiapan)
    Pekerjaan (Action) : Preliminary Study (Studi Awal)
    Tugas (Task) :
    Respond to idea for a system (Tanggapan terhadap ide sebuah sistem) : Merespon rencana, persiapan dan definisi proyek sistem apa yang ingin dikerjakan atau mengulas permasalahan mengapa sistem baru perlu dibuat.
    Sketch outline of system,  I / O & Files : Mendefinisikan gambaran besar sistem yaitu membuat sketsa input, output dan file yang akan dikerjakan.
  2. Feasibility Study (Tahap Studi Kelayakan)
    Pekerjaan (Action) : Existing Procedure (Identifikasi kelayakan prosedur-prosedur atau dokumen-dokumen yang telah ada), Alternative System (Menentukan kelayakan alternatif sistem) dan Cost Estimates (Menentukan kelayakan perkiraan biaya atas perlengkapan-perlengkapan yang akan dipakai).
    Tugas (Task) :
    Describe existing methods of processing informations (if they exist) output, input, file processing : Menguraikan metode pengolahan informasi output, input dan pengolahan file yang telah ada (jika ada).
    Delineate software and hardware alternatif : Menggambarkan garis besar perangkat keras dan lunak alternatif yang dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh prosedur–prosedur yang ada saat ini.
    Determine feasibility : Melakukan perbandingan antara sistem yang ada saat ini dengan sistem baru yang akan dibuat, sehingga dapat disimpulkan kelayakan dari sistem baru yang akan diajukan. (Kelayakan ini menyangkut kelayakan atas teknik, operasi, jadwal, ekonomi, dan kelyakan hukum)
    Choose an alternative software and hardware combination : Menentukan suatu kombinasi (arsitektur jaringan) perangkat keras dan lunak pilihan yang akan dipakai untuk sistem yang diajukan.
  3. System Analysis (Tahap Analisa Sistem)
    Analisis Sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.
    Pekerjaan (Action) : Details of present procedures (Menganalisa rincian langkah-langkah pengoperasian prosedur)
    Tugas (Task) : Complete analysis of existing system and document it. Collect data on transaction and file volumes. Melengkapi identifikasi, pemahaman, analisa dan dokumentasi hasil analisis sistem yang telah ada. Menyeleksi data pada masing-masing volume transaksi dan arsip yang ada.
  4. Requirement Analysis (Tahap Analisa Kebutuhan)
    Pekerjaan (Action) : User Needs (Menganalisa para pemakai sistem dan kebutuhannya), Collection of data volume, I/O, file (Seleksi arsip, input/output dan volume data), Boundary setting (Mengidentifikasi kembali ruang lingkup dan sasaran sistem yang akan dibuat)
    Tugas (Task) : Repeated meeting with users to determine their needs and to review design to date. Melakukan pertemuan berulang kali bersama pemakai dengan menampilkan disain yang ditawarkan dan untuk dapat menyimpulkan kebutuhannya atas sistem baru yang akan dibuat).
  5. Design (Tahap Perancangan)
    Pekerjaan (Action) : Ideal system unconstrained (Rancangan sistem yang ideal/mengena sebagaimana mestinya/bersifat tak terbatas), Revision to make ideal acceptable (Rancangan perbaikan untuk memberikan kepuasan ideal bagi pemakai sistem).
    Tugas (Task) :
    Develop design from user requirement : Mengembangkan rancangan sesuai kebutuhan pemakai sistem dengan memperhatikan tekanan-tekanan desain seperti integrasi, jalur pemakai sistem, persaingan, kualitas dan daya guna informasi, faktor-faktor organisasi dan manusia, kebutuhan-kebutuhan sistem, pengolahan data, biaya efektivitas serta kelayakan.
    Choose strategy of packages, generator, non-procedurral language, prototyping and user development or some combination : Menentukan siasat atas software paket, software pembangkit, bahasa non prosedur, prototipe dan  perkembangan pemakai sistem atau kombinasi lainnya.
  6. Specifications (Tahap Rancang Bangun)
    Pekerjaan (Action) : Processing Logic (Menjabarkan logika pengolahan sistem), File design + I/O (Menjabarkan rancangan arsip, input dan output sistem), Programming Requirements (Menjabarkan kebutuhan pemrograman) dan Manual Procedures (Menjabarkan prosedur-prosedur manual sistem).
    Tugas (Task) : Develop spesification as far as needed for choosen strategy : Mengembangkan penjabaran spesifik sejauh kebutuhan siasat yang ditentukan.
  7. Programming (Tahap Pemrograman)
    Pekerjaan (Action) : Programming (Mengkonversi sistem dalam bentuk program komputer).
    Tugas (Task) : Develop program specification, module, schedule and work plan (Mengembangkan spesifikasi program, modul, jadwal dan rencana kerja).
  8. Testing (Tahap Pengujian)
    Pekerjaan (Action) : Unit Test + Combined Module Test (Melakukan pengujian pada unit-unit dan modul kombinasi yang telah ditentukan) dan Accpetance Test (Melakukan pengujian kepuasan atas pemakaian sistem).
    Tugas (Task) : Conduct Unit, Combined Module and Acceptance test (Menjalan unit, modul kombinasi dan pengujian kepuasan pemakaian)
  9. Training (Tahap Pelatihan)
    Pekerjaan (Action) : Training
    Tugas (Task) : Plan and Conduct (Merencanakan pelatihan dan penjalanan sistem)
  10. Installation (Tahap Instalasi)
    Pekerjaan (Action) : Conversion and installation (pemasangan sistem dan pengkonversinya).
    Tugas (Task) : Plan, collect data and convert (Merencanakan, menentukan data dan mengkonversinya)
  11. Operation (Tahap Operasi)
    Pekerjaan (Action) : Maintenance and enhancements (Melakukan perawatan serta perbaikan dan peningkatan kualitas sistem).
    Tugas (Task) : Routine maintenance and enhancements
  12. Documentation (Tahap Dokumentasi)
    Pekerjaan (Action) : Documentation.
    Tugas (Task) : Mengarsipkan data terakhir sehingga bisa dilihat kembali.
***===========***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar